RSS

PERTEMUAN PERTAMA

25 Feb

RANGKUMAN STATISTIK DESKRPTIF

Kegunaan data pada dasarnya adalah untuk membuat keputusan oleh para pembuat keputusan (decision makers). Siapa saja yang membuat keputusan disebut decision makers. Namun dalam prakteknya, yang dimaksud sebagai decision makers biasanya adalah pimpinan. Data dapat berguna, bila dikaitkan dengan masalah manajemen, sebagai:

a. Dasar suatu perencanaan agar perencanaan sesuai dengan kemampuan yang ada, sehingga dapat dicegah perencanaan yang ambisius dan susah dilaksanakan. Kemampuan yang dimaksud ialah kemampuan personil, kemampuan pembiayaan (keuangan), serta kemampuan material.
b. Alat pengendalian terhadap pelaksanaan atau implementasi perencanaan tersebut agar bisa diketahui dengan segera kesalahan atau penyimpangan yang terjadi sehingga dapat segera dilakukan perbaikan atau koreksi.
c. Dasar evaluasi hasil kerja akhir. Apakah hasil kerja yang telah ditargetkan bisa dicapai 100%, 90%, atau kurang dari itu? Kalau target tidak tercapai, faktor-faktor apa yang menyebabkannya? Untuk ini semua diperlukan data.

Metodologi Pemecahan Masalah Secara Statistik
1. Mengidentifikasi masalah atau peluang.
2. Mengumpulkan fakta yang tersedia
3. Mengumpulkan data orisinil yang baru
4. Mengklasifikasikan dan mengikhtisarkan data.
5. Menyajikan data
6. Menganalisis data


Syarat Data Yang Baik


Data yang salah, apabila digunakan sebagai dasar bagi pembuatan keputusan, akan menghasilkan keputusan yang salah. Persyaratan data yang baik, antara lain, objektif, representative (mewakili), memiliki kesalahan baku yang kecil, tapat waktu, dan relevan.

Objektif. Data yang objektif berarti bahwa data harus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya (as it is). Misalnya, produksi yang turun dilaporkan naik, ini tidak objektif, harga satu satuan barang Rp500,- dilaporkan Rp750,- walaupun ada kuitansi, tetap tidak objektif.

Representative (mewakili). Data yang harus mewakili objek yang diamati. Misalnya, jika laporan produksi padi dari suatu daerah hanya didasarkan atas hasil sawah-sawah yang subur saja, ini jelas tidak mewakili; laporan harga yang hanya didasarkan atas pasar-pasar yang murah saja juga tidak mewakili; laporan konsumsi susu hanya dari golongan orang kaya saja juga tidak mewakili.

Kesalahan baku (standard error) kecil. Suatu perkiraan (estimate) dikatakan baik (mempunyai tingkat ketelitian yang tinggi) apabila kesalahan bakunya kecil. Ketiga syarat tersebut di atas sering disebut syarat data yang dapat diandalkan (reliable). Sedangkan kedua syarat berikut lebih menunjukkan manfaat atau kegunaannya, yaitu:

Tepat waktu. Apabila data akan dipergunakan untuk melakukan pengendalian atau evaluasi, maka syarat tepat waktu ini penting sekali agar sempat dilakukan penyesuaian atau koreksi seperlunya kalau ada kesalahan atau penyimpangan yang terjadi di dalam implementasi suatu perencanaan.

Relevan. Data yang dikumpulkan harus ada hubungannya dengan masalah yang akan dipecahkan. Misalnya, pemerintah mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kemerosotan produksi padi selama beberapa tahun terakhir.

Jenis-Jenis Data

Statistik pada hakekatnya merupakan suatu cara untuk mengolah data yang berwujud angka-angka sehingga data itu mampu memberikan informasi secara lebih bermakna. Statistik hanyalah merupakan alat bantu, yaitu alat bantu untuk menafsirkan data dan kemudian untuk mengambil kesimpulan. Data merupakan sesuatu yang harus ada untuk dapat melakukan penghitungan statistik. Dengan cara bagaimana suatu kesimpulan itu didapatkan, lebih banyak akan ditentukan oleh keadaan data yang mendukungnya. Oleh karena itu data yang diperoleh dan akan diolah dengan teknik statistik harus dapat dipertanggungjawabkan. Hanya data yang mewakili informasi tentang subjek yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai bahan pengambilan kesimpulan dan pengambilaan keputusan.

Data menurut sifatnya. Data menurut sifatnya dibedakan menjadi dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka (nonnumeric) yang biasanya merupakan data verbal yang diperoleh dari pengamatan, wawancara, atau bahan tertulis.. Misalnya, produksi daging sapi meningkat, harga daging ayam mahal, penyaluran pupuk berjalan lancer, dan sebagainya. Data kuantitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk angka. Misalnya, produksi padi meningkat 10 persen, harga daging sapi per kilogram rata-rata adalah Rp15.000,- sebanyak 99 persen pupuk telah disalurkan, penduduk Indonesia pada tahun 1999 adalah 200 juta , dan sebagainya.
Data kuantitatif dapat dibedakan ke dalam empat macam data yang mempunyai skala tertentu, yaitu (1) data nominal (nominal data), (2) data ordinal (ordinal data), (3) data interval (interval data), dan data (4) data rasio (ratio data).

Data nominal adalah angka yang berfungsi hanya sebagai pengganti nama atau sebutan suatu gejala. Skala ini disebut juga skala klasifikasi. Ia merupakan data angka-angka yang dipergunakan untuk mengklasifikasikan suatu benda, sifat, jenis, atau orang. Jadi angka-angka itu hanya merupakan lambing pengkategorikan tentang sesuatu yang dikategorikan. Kategorisasi dilakukan dengan membagi suatu golongan ke dalam sub-subgolongan tertentu. Namun setiap sub-golongan itu harus mempunyai hubungan kesamaan (ekuivalen) dalam hal atau sifat yang akan diukur, dan karenanya lambang yang diberikan pada setiap sub golongan itu dapat ditukar-tukar.

Data ordinal adalah angka yang selain berfungsi sebagai pengganti nama atau sebutan suatu gejala juga menunjukkan bahwa masing-masing gejala mempunyai perbedaan intensitas dan atau tinggi-rendah, namun satuan atau unit perbedaannya tidak ada atau tidak jelas, tidak dapat dijelaskan, tidak adapat ditandai, tidak diperhatikan atau diabaikan. Skala ini disebut juga skala peringkat.

Data interval adalah data yang mempunyai ciri-ciri skala ordinal, namun jarak antara tiap bilangan itu diketahui. Angka-angka pada skala interval bersifat linier dengan jarak yang pasti dan perbedaan-perbedaan dalam skala itu berada dalam hubungan yang sepadan (isomorfis). Dalam skala ordinal, jika jarak antara
Data menurut sumbernya. Data menurut sumbernya mengacu kepada sumber perolehan data, yakni eksternal dan internal. Data internal adalah yang bersumber dari keadaan atau kegiatan suatu organisasi atau kelompok. Misalnya, data penjualan dan data produksi suatu perusahaan. Data eksternal adalah data yang bersumber dari luar suatu organisasi atau kelompok. Misalnya, suatu persuahaan mencari data mengenai daya beli konsumen kepada kantor pusat statistik setempat.

Dalam arti luas, statistik berarti suatu ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, pengolahan/pengelompokkan,  penyajian, dan analisis data serta cara pengambilan kesimpulan secara umum berdasarkan hasil penelitian yang tidak menyeluruh. Pengertian ini merujuk pada istilah statistics yang biasanya diterjemahkan dengan istilah statistika

Anderson and Bancrof mendefinisikan: Statistics is the science and art of the development and application of the most effective methods of collecting, tabulating, and interpreting quantitative data in such a manner that the falibity of conculusions and estimates may be assessed by means of inductive reasoning based on the mathematics of probability. (Statistika adalah ilmu dan seni pengembangan dan penerapan metode yang paling efektif untuk kemungkinan salah dalam kesimpulan dan estimasi dapat diperkirakan dengan menggunakan penalaran induktif berdasarkan matematika probabilitas).

Berikut ada beberapa pengertian statistik sesuai dengan perkembangannya:

1. Statistik adalah sekumpulan angka untuk menerangkan sesuatu, baik angka yang belum tersusun (masih acak) maupun angka-angka yang sudah tersusun dalam suatu daftar atau grafik. Contoh: statistik penduduk, yang berarti keterangan mengenai penduduk berupa angka-angka dalam bentuk ringkas, seperti jumlah penduduk dan rata-rata umur penduduk.
2. Statistik adalah sekumpulan cara dan aturan tentang pengumpulan, pengolahan, analisis, serta penafsiran data yang terdiri dari angka-angka.
3. Croxton dan Cowden mendefinisikan statistik sebagai metode untuk mengumpulkan, mengolah dan menyajikan, serta menginterpretasikan data yang berwujud angka-angka.
4. Sudjana mendefinisikan statistik sebagai pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan penganalisisannya, dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan penganalisisan yang dilakukan oleh peneliti.
5. Steel dan Torrie mendefinisikan statistik sebagai metode yang memberikan cara-cara guna menilai ketidaktentuan dari penarikan kesimpulan yang bersifat induktif.

komputer dapat secara efisien digunakan pada setiap operasi pengolahan yang memiliki satu atau lebih karakteristik berikut:

1. Jumlah masukan (input) yang benar. Semakin besar jumlah data yang harus dioleh untuk menghasilkan informasi yang diperlukan, pengolahan dengan komputer menjadi semakin ekonomis dibandingkan dengan metode-metode lainnya.
2. Proyek yang repetitif. Sehubungan dengan biaya yang terlibat dalam menyiapkan tugas untuk pengolahan komputer, maka seringkali yang paling ekonomis ialah menggunakan komputer untuk proyek-proyek yang repetitive.
3. Diinginkan dan diperlukan kecepatan tinggi dalam pengolahan. Semakin besar kebutuhan akan informasi yang tepat waktu, semakin besar nilai komputer dibandingkan dengan metode-metode lainnya (yang lebih lambat).
4. Diinginkan dan diperlukan ketepatan yang lebih besar. Pengolahan komputer akan cukup tepat jika tugas yang harus dilaksanakan telah disiapkan dengan matang.
5. Mengolah hal-hal kompleks yang memerlukan bantuan elektornik. Dalam beberapa situasi yang melibatkan sejumlah besar variabel yang berinteraksi, maka tidak ada alternatif lain selain komputer. Misalnya, pengambilan keputusan dengan alat statistik seperti pemrograman linear dan simulasi biasanya menggunakan komputer.

 
Leave a comment

Posted by on February 25, 2012 in Statistik Deskriptif

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: